Jangan tersenyum
Jangan tertawa
Jangan mendekat
Jangan bicara
Berhenti di sana
Ya,
di sana saja
Aku tidak suka hadirmu
Aku benci eksistensimu
Aku tidak suka tawamu
Aku benci senyumanmu
Tapi aku juga suka
Juga cinta
Tapi aku juga enggan
membiarkan jantungku melompat
Melompat sampai leher
Melompat sampai sesak
Maka kumau kau berhenti saja
Supaya hatiku damai-damai jua
Tapi mengapa berat?
Apalagi saat atensimu tertanam padanya
Tapi mengapa sesak?
Lebih-lebih lagi pula
Baiklah kuganti saja
Supaya kamu jangan pergi
Supaya kamu tetap di sini
Supaya kamu tetap tersenyum secerah pagi
Jangan hilang lagi
No comments:
Post a Comment